Satu bulan menunggu akhirnya ada sesuatu yang me mengganjal dalam hati untuk di ungkapkan padanya, tanpa basa-basi semua yang ada dalam pikiran keluar dari dalam jiwa. Walau jauh di seberang sana terpisah oleh dataran tinggi gunung nan hijau, kata demi kata terucap untuknya....
Penyatuan jiwa antara sepasang makhluk ciptaan Allah bersatu dalam satu janji tuk selamanya.
Harapan..
Khyalan..
Mimpi..
Cita-cita...berbaur menjadi satu menatap hari esok bersamanya selalu..
TRIMS
Tampilkan postingan dengan label Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hidup. Tampilkan semua postingan
Senin, 04 Oktober 2010
"tEman HidupQ"
Memang awalnya adalah indah semua khayalan berbaur menjadi satu suatu saat nanti bisa menjadi kenyataan. Tapi lama-kelamaan khayalan itu sedikit demi sedikit kian memudar seiring waktu berjalan bahkan hampir pudar ditelan jaman tua.
Seolah-olah harapan kini tinggal omong kosong belaka yang tak pernah terealisasikan satu pun dari sekian banyak khayalan indah ini. Sungguh membosankan berjalan menemani waktu yang tak kunjung berhenti, semuanya sirna habis sudah.
Harapan tinggal satu, melanjutkan sisa hidup yang tak berdaya walaupun itu hanya seperti setetes embun kecil. Semangat dalam jiwa dan "teman hidupku" yang kini menjadi tumpuan dalam menggapai harapanku kelak..,
Seolah-olah harapan kini tinggal omong kosong belaka yang tak pernah terealisasikan satu pun dari sekian banyak khayalan indah ini. Sungguh membosankan berjalan menemani waktu yang tak kunjung berhenti, semuanya sirna habis sudah.
Harapan tinggal satu, melanjutkan sisa hidup yang tak berdaya walaupun itu hanya seperti setetes embun kecil. Semangat dalam jiwa dan "teman hidupku" yang kini menjadi tumpuan dalam menggapai harapanku kelak..,
.........
Aku minta maaf, aku memang terlalu naif dan egois.
Maafkan sifat tempramen dan tidak mau mengalah yang aku punya.
Aku cuma tak ingin terlihat lemah di depanmu.
Tapi aku salah. Sikap itulah sebenarnya menjadi titik lemah dari ku.
Mungkin bukan cuma itu. Masih ada lagi yang belum aku tahu dan belum aku sadari.
Butuh waktu agar aku bisa menjadiseorang manusia sempurna d matamu??
Maafkan sifat tempramen dan tidak mau mengalah yang aku punya.
Aku cuma tak ingin terlihat lemah di depanmu.
Tapi aku salah. Sikap itulah sebenarnya menjadi titik lemah dari ku.
Mungkin bukan cuma itu. Masih ada lagi yang belum aku tahu dan belum aku sadari.
Butuh waktu agar aku bisa menjadiseorang manusia sempurna d matamu??
Langganan:
Postingan (Atom)